Sunday, February 5, 2017

Inilah Cerita Horor Hantu Dalam Bus Malam

Posted by Ketiak Bauk on Sunday, February 5, 2017

Inilah Cerita Horor Hantu Dalam Bus Malam - Cerita ini adalah sebuah cerita yang dialami oleh seorang bapak bapak yang kebetulan naik bus malam saat pulang ke daerah Jawa Timur. Pak Dol, pak Dol adalah seorang pekerja kasar yang kebetulan mendapat tawaran untuk bekerja di daerah Solo Jawa Tengah. Karena kebutuhan ekonomi yang terus mendesak akhirnya Pak Dol menerima tawaran tersebut dan berangkat ke Solo dan bekerja di salah satu proyek pembangunan gedung bertingkat.

Cerita ini bisa dibilang CERITA HOROR atau CERITA HANTU - Sejak saat itulah Pak Dol menghabiskan hari demi hari untuk bekerja di proyek tersebut hingga akhirnya pak Dol mendapatkan ijin untuk pulang menjenguk keluarganya. Pukul 15.00 WIB Cerita Horor ini dimulai ketika pak Dol meninggalkan tempat proyek menuju terminal Bus. Hampir 1 jam Pak Dol duduk duduk di terminal sambil menunggu Bus jurusan Surabaya. Sambil bermain maih HP suara klakson Bus pun terdengar dan kenek berteriak Surabaya-Surabaya-Surabaya.

Bergegaslah Pak Dol naik bus malam tersebut dan duduk di bangku nomer 3 dari belakang. Pak Dol duduk di samping kakek tua dengan mengenakan baju hitam hitam. Pak Dol pun duduk dan sedikit basa basi menanyakan tujuan dari kakek tersebut. Kakek pun menjawab " Saya Berhenti Di Depan Situ Kok" Kakek pun tidak menjelaskan secara tepat di mana ia akan turun.

Pak Dol pun kemudian mengeluarkan makanan ringan yang telah dibawanya dan mulai memakannya. Pak Dol pun menawarkan makanan ringan tersebut kepada kakek tersebut. Namun kakek tersebut menolaknya. 
" Mari Kek, Ini Ada Makanan Ringan "
" Tadi Terburu Buru Belum Sempat Makan "
" Sudah Saya Sudah Makan Tadi " " Monggo Dilanjut" jawabab kakek dengan suara lirih.



Cerita Horor Hantu Dalam Bus Malam - Sambil menghabiskan makanan ringan yang dibawanya tadi Pak Dol bertanya tanya kepada kakek tersebut. Ternyata kakek tua tersebut memang suka ngobrol. Pak Dol dan kakek tersebut ngobrol kesana kemari dan tak terasa waktu sudah menunjukkan jam 19.30 WIB. Bus melaju kencang dengan suasan jalan raya yang sepi dan gelap. Lalu Pak Dol dan kakek tua tersebut bercerita tentang Keris dan Batu Akik. Ternyata keduanya nyambung dan mereka mengaku sama sama pencinta barang barang gaib seperti itu. Kakek itupun bercerita serius dan memamerkan barang barang yang dimilikinya. Keris, batu, tumbak, pedang kakek pun memilikinya. Pak Dol pun dengan antosias mendengarkan cerita kakek tua tersebut.

Tak terasa waktu terus berjalan dan keduanya masih berbincang bincang hal yang sama. Pak Dol pun dengan merinding berkata kepada kakek tersebut. " Kek Bauk Apa Ini, Kayak Bau Bunga". " Ah Itu Mungkin Cuma Perasaan Kamu Saja " Jawab Kakek dengan suara lirih juga. Pak Dol pun terus mengendus endud dan terus mencari dari mana asal bau bunga tersebut. Aroma wangi semakin kuat dan semakin kuat dan akirnya hilang. Tak berselang lama aroma wangi yang kuat kembali lagi tercium. 

Bis Malam pun terus berjalan dan sesekali berhenti untuk menaikkan penumpang. Tak terasa bus mulai penuh dan hari pun semakin larut malam. Tak berselang lama kakek tua itu pun berpamitan kepada Pak Dol bahwa ia akan segera turun. " Aku Akan Turun Depan Situ, Monggo Mampir Ke Rumah Ku " kata kakek tua. Pak Dol pun menjawab dengan suara lantang " Iya Kek Lain Kali Kalau Saya Ada Waktu Longgar, Saya Akan Mampir ke Rumah Kakek. "

Kakek pun berdiri dan berteriak Kiri Kiri, merasa kurang keras, Pak Dol pun ikut berkeriak "Pak Sopir Kiri Kiri". Sopir Bus pun menepikan bus nya di tempat yang kosong. Kakek pun berjabat tangan dengan Pak Dol lalu bergegas turun. Namun apa yang terjadi setelah kakek tersebut turun.

Pak Sopir tidak segera menjalankan Bus nya lagi. Pak Dol pun juga diam dan tetap duduk di korsinya. Lalu Kondektur Bus datang dan bertanya kepada Pak Dol. "Pak Katanya Kiri dan Mau Turun" Pak Dol pun bingung dan mengatakan bahwa "Saya Tidak Turun, Yang Turun Kakek Tadi " Kondektor bus dan Soper Bus pun marah kepada pak Dol karena meminta menepi namun dia tidak turun.

Setelah sopir dan kondektur tersebut marah marah bus lalu berjalan lagi. Di perjalanan Pak Dol pun bertanya tanya apa yang sedang terjadi. Pak Dol pun merasa bingung. Nah untuk mencari tau apa yang terjadi Pak Dol pun bertanya kepada orang yang duduk di samping kanan, depan dan belakannya. " Buk Pak Apa Yang Terjadi ?" Pak Dol pun kelihatan bingung.

Penumpang disekitanya kemudian berkata, " Loh Bapak Tadi Ngomong Dengan Siapa, Bapak Ngomong Sendiri, Saya Kira Bapak Orang Gila. Makanya Saya Tidak Duduk Di Sebelah Bapak Walaupun Kursi Sebelah Bapak Kosong. Habis Bapak Ngomong Sendiri Mulai Tadi."

Mendengar jawaban dari para penumpang yang duduk didepan dan belakang Pak Dol pun mulai merinding dan pak Dol pun terus berdoa. Di pikiran Pak Dol pun terus bertanya tanya apakah kakek tua tadi adalah arwah gentanyangan ?. 

Previous
« Prev Post