Wednesday, February 8, 2017

Misteri Horor Hantu Pocong Berdiri Di Bangku Sekolah

Posted by Ketiak Bauk on Wednesday, February 8, 2017

Misteri Horor Hantu Pocong – Ini adalah sebuah cerita yang terjadi kira kira sudah 5 tahun yang lalu. Cerita ini memang horor dan tentunya anda akan penasaran dengan jalannya cerita ini. Cerita  ini menceritakan hantu yang selalu gentayangan di sebuah sekolah SD yang letaknya memang agat jauh dari pemukiman. Hiruk pikuk dengan teriakan anak anak saat jam sekolah tentunya selau menghiasa suasana SD tersebut setiap paginya. Banyak sekali siswa siswi dari beberapa desa yang bersekolah di SD tersebut. Tawa, tangis, suka, ria selalu terlihat di saat jam sekolah. SD ini bisa di bilang SD favorit dan tentunya memiliki banyak sekali murit. Bangunan yang bisa di bilang bagus karena baru selesai direnovasi.

Kemegahan SD tersebut tentu saja menyimpan banyak sekali misteri yang tidak bisa dinalar dengan akal sehat. Konon kabarnya memang SD tersebut terkenal sangat angker apali saat malam hari. Banyak sekali orang yang mengatakan bahwa Gedung SD tersebut di huni oleh setan, gendruwo dan pocong. Cerita mistis tersebut beredar luas di tengah tengah masyarakat dan bahkan cerita mistis tersebut sudah menyebar ke desa desa tetangga.



Namun cerita hanyalah cerita, orang bahkan banyak yang tidak percaya akan kemisterian gedung SD tersebut. Nah Cerita Misteri ini terbukti dan ini adalah sebuah pengakuan nyata dari anak penjaga SD tersebut. Begini ceritanya ......

Gedung SD ini berjumlah 9 ruangan, 6 ruang kelas, 1 ruang guru, 1 ruang UKS,  1 ruang perpustakaan sekolah. Dan di belakan terdapat kamar kecil/WC. Selain itu terdapat bagunan rumah yang dulu di tempati sebagai rumah dinas. Namun sudah bertahun tahun rumah dinas tersebut kosong. Gedung SD tersebut memang jauh dari pemukiman dan rumah penjaga sekolah letaknya tidak jauh dari sekolah tersebut. Rutinitas setiap pagi penjaga sekolah adalah membersihkan halaman sekolah dan rutinitas sore menyalakan lampu sekolah.

Setiap sore hari sekitar jam 4/5 penjaga sekolah selalu datang ke sekolah untuk menyalakan lampu. Namun pada waktu itu penjaga sekolah tidak bisa datang ke sekolah untuk menyalakan lampu dan meminta tolong anaknya untuk pergi ke sekolah menggantikan tugasnya. Memang lagit terlihat mendung sejak siang hari. Dan pada akhirnya hujan turun sekitar jam 4 sore dan hujan pun sangat lebat sekali. Anak penjaga sekolah sebut saja namanya Hasan, belum sempat ke sekolah untuk menyalakan lampu, Hasan pun berharap hujan segera reda dan bisa segera melanjutkan tugas yang diberikan ayahnya. 

Pukul 5.30 sore hujan belum juga reda, Hasan pun berinisiatif mencari payung dan bergegas pergi ke sekolah ini. Langit memang sudah gelap, hujan belum kunjung reda, namun hasan memberanikan diri untuk datang ke sekolah tersebut. Memasuki gerbang sekolah tersebut Hasan teringat akan cerita cerita mistis tentang sekolah tersebut. Hasan pun mulai merinding namun dia tetap melangkah kedepan. Saklar lampu memang berada di kelas paling ujung, tepatnya di kelas 4 yang juga di jadikan gudang penyimpan bangku bangku setelah direnovasi. 

Hasan pun membuka pintu gedung dan langsung mengarah ke saklar lampu. Dengan kondisi ruangan yang gelap Hasan pun langsung menyalakan saklar tersebut. Namun perasaan Hasan kembali terusik dengan cerita cerita mistis itu. Sekejap, hidung hasan mencium aroma wangi bak bunga sekar yang sangat menyengat. Hasan pun mencoba mencari asal aroma wangi tersebut. Namun Hasan tidak menemukan apa apa. 

Hasan pun kembali menghadap saklar lampu untuk menghidupkan lampu ruang itu. Sebelum menyentuh saklar tersbut bulukudu Hasan pun berdiri. Hasan merasa ada seseorang yang berdiri di atas bangku di belakangnya. Tanpa berfikir panjang Hasan pun menoleh dan sesosok tubuh manusia berkafan putih berdiri di atas bangku tepat di belakangnya. Hasan pun Cuma memandang dan tidak bisa berbuat apa apa. Sesosok orang berkafan atau POCONG  terebut terus berdiri seakan menatap Hasan yang sedang ketakutan. Sesekali Pocong tersebut berlompatan dari satu meja ke meja lainnya. 

Posong yang berbalut kafan tersebut memang terlihat samar wajahnya. Hanya saja bau wangi terus tercium di hidung hasan. Dengan kafan yang masih terikat membuat Pocong tersebut sangat menakutkan sekali.

Kemunculan Pocong tersebut berlangsung memang tidak lama. Namun kemunculan pocong tersebut membuat Hasan sangat takut. Dengan kondisi yang masih gelap dan hujan pun belum reda menambah semakin katakutan Hasan. Pocong tersebut terus berlompatan kesana kemari dan akhirnya menghilang di tumpukan bangku yang ada di belakang ruang kelas.

Seketika Hasanpun lari meninggalkan kelas tersebut dan tentunya arman belum sempat menyalakan lampu kelas dan juga lupa untuk mengunci kelasnya. Sesampainya dirumah Hasan menceritakan itu semuanya kepada ayahnya. Ayah Hasan pun menjawab “ Jangan Takut Hantu Pocong Itu Sudah Menemani Bapak Bertahun Tahun “ Hasan pun terpelongo mendengar jawabab ayahnya. Sejak saat itulah Hasan selalu mengajak teman ke sekolah tersebut untuk menyalakan lampu di saat ayah Hasan meminta tolong.

Previous
« Prev Post